3 Sinergi dalam Pemulihan Pariwisata Badung melalui Recover Together Recover Stronger Menuju Bali Bangkit
Roda kehidupan terus menjadi tantangan dalam menghadapi perubahan. Perubahan adalah sesuatu yang tidak bisa dihindari dan harus dikendalikan. Di masa pandemi Covid-19 yang sudah berjalan hampir 2 setengah tahun dan tercatat kasus pertama di Indonesia yaitu 2 Maret 2020 oleh Presiden Joko Widodo (Almuttaqi, 2020). Indonesia menjadi salah satu negara berkembang yang menggencarkan vaksin Covid-19 untuk mengurangi risiko penularan. Vaksin juga dapat merangsang antibodi untuk mengenali virus yang telah dilemahkan yaitu Sars-Cov2 (Dewi, 2021). Menurut data Vaksinasi Covid-19 yang diakses melalui website Kemenkes RI per Tanggal 3 Agustus 2022 pukul 18.00 WIB, tercatat 2.061.119 jiwa sekitar 60,53 % dari target provinsi yang sudah melaksanakan vaksin Covid-19 ke-3 di Pulau Bali. Saat ini vaksin Covid-19 menjadi nilai tambah bagi masyarakat yang ingin berwisata. Pelaksanaan vaksin bertujuan untuk mempercepat pemulihan kesehatan, perekonomian, dan pariwisata terutama di Bali. Terobosan ini akan memicu pemulihan pariwisata di Bali terutama dalam mempersiapkan Presidensi G20 yang dilaksanakan mulai 1 Desember 2021 hingga 30 November 2022.
Presidensi G20 merupakan forum internasional yang fokus mengkoordinasi terkait perekonomian dan pembangunan. Puncak kegiatan Presidensi G20 Indonesia akan dilaksanakan di Bali yang mengusung tema “Recover Together Recover Stronger” yang memiliki makna, bekerja sama mencapai pemulihan dunia yang lebih kuat dan berkelanjutan di tengah perekonomian dunia. Hal ini menjadi kesempatan emas bagi Bali dalam mengenalkan pariwisata dan produk untuk mencapai Bali Bangkit. Menuju Bali Bangkit, Badung salah satu kabupaten yang mengambil peran dalam pelaksanaan Presidensi G20. Presidensi G20 menjadi wadah promosi sekaligus wadah pengembangan potensi yang dimiliki oleh Kabupaten Badung. Dalam pengembangan pariwisata tentu saja membutuhkan sinergi oleh suatu organisasi. Sinergi merupakan suatu proses atau interaksi yang menghasilkan keseimbangan yang harmonis sehingga tercapai tujuan yang optimum. Saat ini Badung memiliki beberapa sinergi yang dikemas dalam website dan mudah diakses oleh masyarakat. Sudah tidak asing lagi mendengar slogan “Badung The Soul of Bali”.
Badung The Soul of Bali bermakna Bali memiliki jiwa yang berada di Kabupaten Badung. Tentu saja menjadi suatu kebanggaan jika suatu daerah sudah memiliki sebuah identitas. Tagline tidak hanya sebagai pemanis dalam promosi wisata, namun sebagai acuan prilaku dalam mem-branding pariwisata terkhusus di Kabupaten Badung. Sebagai gerbang utama masuk ke Bali, Badung tumbuh dan berkembang dalam potensi yang dimiliki seperti budaya, tradisi, adat istiadat, keindahan alam dan wisata industri. Selain wisata alam dan wisata budaya, wisata konvensi juga menjadi salah satu daya tarik wisata untuk datang ke Bali. Infrastruktur yang mendukung wisata konvensi tentu dapat dijumpai di Badung terutama Badung selatan. Pariwisata digital sudah menjadi tren terutama dalam promosi pariwisata multisektoral. Berdasarkan data pada website Dinas Pariwisata Kabupaten Badung 2022, saat ini disebut dengan SITA atau Sistem Informasi Pariwisata. SITA menggambarkan pariwisata Badung yang cantik, anggun, dan terhormat layaknya Dewi Sita dalam lakon Ramayana. SITA dirancang menjadi media promosi, komunikasi, koordinasi, transaksi, dan evaluasi. Kemudahan ini tentu dibutuhkan oleh masyrakat dan wisatawan baik wisatan lokal maupun mancanegara.
Terdapat 3 pengembangan pariwisata Badung yang menjadi sorotan di masa pemulihan Covid-19 dan merupakan sebuah kebutuhan akan pengembangan pariwisata untuk memulihkan perekonomian, di antaranya : 1. Daya Tarik Wisata Favorite Daya tarik wisata merupakan segala sesuatu yang memiliki keunikan, kemudahan, dan nilai yang berwujud keanekaragaman, kekayaan alam, budaya, dan hasil buatan manusia yang menjadi sasaran atau kunjungan wisatawan. Saat ini Badung memiliki daya tarik wisata yang tercatat pada Peraturan Bupati Badung. Bali Dengan banyaknya Daya Tarik Wisata yang ada, terdapat enam DTW Favorite yang dapat tercantum melalui SITA, yaitu sebegai berikut: 1) Garuda Wisnu Kencana 2) POD Chocolate Factory and Café 3) Bagus Agro Pelaga 4) Jembatan Tukad Bangkung 5) Marigold Garden 6) Pura Puncak Mangu Tentu saja DTW Favorite ini mampu bersinergi dengan website SITA yang merupakan tren digitalisasi dan bisa menjadi pilihan wisatawan yang berkunjung ke Kabupaten Badung. Enam DTW favorite ini tentu bervariasi, mulai dari wisata budaya, wisata industri, wisata alam dan wisata buatan yang tersebar di Badung utara sampai selatan. 2. Desa Wisata Badung memiliki Desa Wisata yang tersebar di Badung utara, tengah dan selatan. Saat ini diketahui bahwa terdapat penambahan Desa Wisata yang tentunya menambah pilihan kunjungan oleh wisatawan. Salah satu potensi wisata yang ada yaitu Goa Gong Waterfall, usaha budidaya madu kele-kele, cooking-class di Puhu Camp serta meninjau agrowisata kelompok wanita tani. Tentunya dengan kreatifas ini mampu meningkatkan sinergi baik masyarkat sekitar maupun pokdarwis dalam membangun ekonomi yang inklusif.
Desa Kreatif Saat ini terdapat 2 desa kreatif yang berada di Kabupaten Badung yaitu Desa Abiansemal dan Desa Abiansemal Dauh Yeh Cani yang ditetapkan Kawasan Pedesaan Kreatif Perfilman Baliwood. Dengan adanya Desa Kreatif akan membantu membangun perekonomian untuk desa tersebut. Dengan adanya 3 sinergi yang berkembang di Kabupaten Badung, tentu menjadi satu kesatuan dalam meningkatkan perekoniman menuju Bali Bangkit. Konsep ini dapat dikemas berdasarkan kebutuhan pemerintah, masyarakat, swasta, dan juga wisatawan. Dengan mengevaluasi akal bakal masalah pada masa pasca pandemi tentu akan menemukan solusi yang yang bermanfaat dan sesuai dengan program kerja Kabupaten Badung yakni pengembangan Daya Tarik Wisata, Desa Wisata, dan Desa Kreatif. Pemulihan Perekonomian Kabupaten Badung Eksistensi Presindensi G20 Menggencarkan Vaksin sebagai nilai tambah wisata Recover Together Recover Stronger Badung the Soul of Bali daya tarik wisata, desa wisata, desa kreatif SITA (Sistem Informasi Pariwisata) masalah peluang solusi pondasi acuan media subjek pengembangan Tujuan Daerah Kabupaten Badung atau disebut sebagai “Bumi Keris” yang terkenal akan keindahan pantainya, kali ini bersinergi bersama pokdarwis membangun Daya Tarik Wisata, Desa Wisata, dan Desa Kreatif. Dengan adanya Presidensi G20 tentu menjadi kesempatan emas bagi Kabupaten Badung dalam mempromosikan produk wisata, menyediakan jasa berkualitas, serta memberikan dukungan infrastruktur selama pelaksanaannya. Sehingga, akan terbentuk Badung The Soul of Bali yang dilandasi Recover Together Recover Stronger menuju Bali Bangkit
Oleh: Desak Made Lestari Dewi