Komoditas Wine Manggis Di Desa Wisata Petang Sebagai Upaya Meningkatkan Perekonomian Dan Memajukan Destinasi Pariwisata Kabupaten Badung

Oleh Admin JBB
11 Februari 2023
Komoditas Wine Manggis Di Desa Wisata Petang Sebagai Upaya Meningkatkan Perekonomian Dan Memajukan Destinasi Pariwisata Kabupaten Badung

Pariwisata merupakan tulang punggung perekonomian masyarakat Bali. Kabupaten Badung dengan tingkat kunjungan pariwisata tertinggi memiliki potensi dalam pembangunan objek wisata. Di Kabupaten Badung selain terkenal akan wisata pantai tepatnya di wilayah Badung Selatan seperti Jimbaran, Nusa Dua dan Pecatu juga mengencarkan pariwisata di wilayah Badung Utara yakni dengan memanfaatkan keasrian dari suatu Desa yang dijadikan sebagai Desa Wisata. Desa wisata merupakan suatu bentuk perkembangan pariwisata yang menitik beratkan pada kontribusi masyarakat sekitar pedesaan dan pelestarian lingkungan area pedesaan. Desa wisata memiliki produk wisata yang benilai budaya dan memiliki karakteristik traditional yang kuat, yang dimana salah satu Desa Wisata yang cukup terkenal di Kabupaten Badung yakni Desa Petang. Desa Petang yang terletak di wilayah Badung Utara ini memiliki udara yang sejuk dan terkenal akan alam khas pedesaan, oleh karena itu sebagian besar penduduk di Desa Petang bermata pencaharian sebagai petani.

Salah satu komoditas pertanian yang terkenal di Desa Petang yakni manggis. Selain diperjual belikan secara langsung, buah manggis di Desa Petang juga diolah menjadi suatu produk yang bernilai jual tinggi yakni diolah menjadi Wine Manggis Khas Desa Petang. Buah Manggis dikenal manfaatnya untuk dikonsumsi juga manfaatnya untuk kesehatan yang mana oleh itu dapat dikembangkan ke arah edukasi dan komersial. Di Desa Petang tepatnya di Banjar Kerta, buah manggis diolah menjadi suatu produk yang bernilai ekonomis yakni menjadi Wine Manggis. Adapun latar belakang pembuatan produk Wine Manggis ini yakni karena anjloknya harga buah manggis ketika panen raya sehingga membuat para petani merasa pesimis.

Pembuatan Wine Manggis menggunakan bahan baku yakni buah manggis yang ditanam dan diberdayakan di Desa Petang yang dimana dibeli dengan harga standar yakni Rp. 5000 per kilogram sehingga tidak akan membuat petani merugi. Selain daripada itu pembuatan Wine Manggis pun masih tergolong industri rumah tangga (home industry) dengan melibatkan ibu-ibu   PKK dari 7 banjar di daerah Petang serta diberikan pelatihan yang mana diharpkan memberikan untuk menumbuhkan perekonomian masyarakat. Adapun Produk Wine Manggis tersebut dibanderol dengan harga Rp. 400.000 per liter. Sehingga dapat kita lihat dengan adanya inovasi maka akan memberikan nilai tambah ekonomi yang sangat tinggi. Adapun manfaat dari Wine Manggis ini adalah sangat cocok untuk dikonsumsi sebagai pelepas dahaga maupun untuk kesehatan, yang mana Wine Manggis ini baik untuk mencegah penyakit kanker, asam urat dan diabetes dengan meminumnya sesuai aturan dan tidak berlebihan setiap harinya.

Proses pemasaran Wine Manggis ini baru menyasar pasar lokal, namun walau demikian pihak pengelola sudah mengurus beberapa izin terkait Wine Manggis agar bisa dipasarkan pada skala Internasional. Walaupun belum terlalu banyak dikenal, dengan adanya Wine Manggis telah cukup banyak memajukan destinasi pariwisata dan perekonomian khususnya di Desa Petang yakni salah satunya dengan adanya Festival Manggis yang diadakan di Desa Petang yang dapat mendobrak wisatawan untuk berkunjung ke Desa Petang, yang dimana wisatawan dapat memetik buah manggis secara langsung dan melihat proses pengolahan berbagai olahan manggis di Desa Petang.

Selain daripada itu, para pengelola produk olahan manggis dan pemerintah Desa Petang berencana, dengan banyaknya minat dan tingginya antusias konsumen dan wisatawan terhadap Wine Manggis dan produk olahan manggis lainnya, maka para pengelola berencana untuk membangun suatu Agrowisata Manggis di Desa Petang Kabupaten Badung yang mana sasaran dari pengadaan Agrowisata Manggis di Badung Utara ialah wisatawan mancanegara, wisatawan nusantara yang sedang berlibur ke Bali serta masyarakat lokal Bali yang ingin berekreasi dan mengetahui tentang manggis dan pengeolahannya. Adapun produk yang akan ditawarkan di Agrowisata Manggis di Badung Utara ialah produk teh kulit manggis, wine manggis dan sirup manggis, selain itu juga terdapat produk-produk lain khas Badung Utara yang dapat dikonsumsi seperti kopi dan cokelat.

Dengan adanya Produk Wine Manggis, tentunya akan memberikan banyak manfaat baik dari segi ekonomis bagi seluruh aspek masyarakat di Desa Petang khususnya para petani Manggis. Selain daripada itu juga akan memajukan destinasi pariwisata di Kabupaten Badung yang mana akan menarik para wisatawan untuk berkunjung ke Kabupaten Badung apalagi jika pembangunan Agrowisata Manggis tersebut dapat dilaksanakan. Sehingga manfaat dari Desa Wisata tersebut akan berguna bagi seluruh aspek masyarakat di Kabupaten Badung serta dapat menambah kunjungan wisatawan ke Bali dan membuat pariwisata Bali kembali pulih. Sehingga diharapkan masyarakat dan pemerintah baik pemerintah desa maupun pemerintah Kabupaten Badung untuk tetap mengembangkan produksi Wine Manggis di Desa Petang.

Kreator: I Gusti Ngurah Ketut Krisna Sastrajaya

Kategori: Pariwisata Bali